BULUH WULAN BULUH WULAN BULUH WULAN BULUH WULAN

APABILA SESEORANG MENJADI RAJA DENGAN ADIL PASTI MEMERINTAH DENGAN PATUH DAN TAAT KEPADA ALLAH PEMELIHARA HIDUP MANUSIA. IA BERSINAR SEPERTI FAJAR DIWAKTU PAGI YANG TIDAK BERAWAN

SELAMAT DATANG ...MANUSIA YANG BERHARGA DIMATA ALLAH....

TULISLAH APA YANG ANDA LALUI,RASAKAN BAHWA BULUH KEHIDUPAN ITU ADA
SEHINGGA SETIAP PRIBADI MEMAHAMI BAHWA IA BERARTI DAN BERHARGA DI MATA "ALLAH PEMELIHARA MANUSIA"



Senin, 15 Maret 2010

Allah Mengerti

Pada hari minggu tanggal 14 Maret 2010 Aku bermimpi. Ada seorang yang melambaikan tangannya dengan senyum ceria. Orang tersebut berada disebuah gedung yang tinggi. Mungkin orang itu berada di tingkat empat. Aku sepertinya berada digedung lain yang tinggi. Jarak antara gedung 10 meter. Aku berada lebih tinggi dari orang tersebut. Aku sedang sibuk dengan pekerjaan. Setelah kuamati orang itu dia hanya senyum dan melambaikan tangan dengan tak hentinya.Apakah kira-kira yang dibenaknya ya.
Senyum membuatmu lebih baik
Doa membuatmu lebih tegar
Cinta akan membuatmu lebih tahu dan mengerti arti kehidupan
Sahabat akan membuatmu akan lebih dapat menjaga arti kesetiaan
Jawaban suara hatikah ?

Kamis, 04 Februari 2010

Prestasi Sang Juara

PELAJARAN JADI JUARA
Ra Son adalah salah satu siswa dari salah satu sekolah yang terkenal di Indonesia. Dia duduk di bangku kelas 1. Pembimbing Akademiknya mengharapkan pada akhir semester 2, Ra Son sudah mempresentasikan proposal Tugas Akhir. Berarti 6 bulan lagi Ra Son harus dapat mewujudkan apa yang menjadi harapan Pembimbing Akademiknya. Harapan Ra Son yang lain adalah apabila Proposal Tugas Akhir sudah dipresentasikan, ia mau pulang ke kampung untuk ketemu emaknya.
Strategi Ra Son dengan mengikuti kursus Bahasa Inggris, rajin ke perpustakaan dan Down load materi dari internet lewat paman google.

Beberapa minggu ini Ra Son tidur setelah jarum jam melewati angka jam 12 malam. Sebelum tidur ia tidak lupa berdoa agar dapat bangun pagi. Namun kenyatan yang ada setelah ia terbangun pada pagi hari sebelum matahari terbit, ia tidur lagi. Hal ini dia lakukan berulang-ulang. Suatu hari setelah bangun pagi, ia tidur lagi. Begitu ia tidur, beberapa menit kemudian ia bermimpi ;Ia di hampiri oleh seorang laki-laki. Laki-laki tersebut badannya lebih tinggi dari Ra Son. Laki-laki tersebut berkata," Saya juara lari, jarang tidur, tekun berdoa dan terus berharap dan bergumul"
Ra Son tersentak lalu bangun. Dia menyadari target itu perlu, namun lebih penting komitmen untuk melangkah yang sesuai dengan target. Dia merasa sudah merasa tidur setelah jam 12 malam dianggap jarang tidur, padahal banyak orangpun melakukan seperti ia lakukan. Dia merasa sudah tekun berdoa, padahal doa yang benar melakukan apa yang diucapkan dalam doa sebagai wujud kesungguhan dalam berdoa. Ra Son minta dibangunkan pagi-pagi, ketika doa itu dikabulkan dia malah malas bangun alias tidur lagi. Rason berharap dan bergumul saat ada masalah dengan study. Sekarang dia menyadari terus berharap berarti sampai cita-cita itu terwujud, bukan karena ketika ada masalah studi dihadapi baru berdoa.

Ra Son berdoa :
Terima kasih saya ucapkan kepada ALLAH pemelihara Manusia
Terima kasih kepada ROH KUDUS yang memberi kekuatan iman
Terima kasih kepada Maklhuk Sorgawi yang diutus untuk mengingatkan sudah saatnya hidup dengan langkah meraih prestasi.

Jumat, 29 Januari 2010

lucu
















BURUNG KECIL











Mengail Ikan Kehidupan

Pelajaran
Mencari "Makan Di Sungai kehidupan"
Lupi bersama seorang guru pergi di "Sungai kehidupan " untuk mencari "ikan". Lupi dan Sang Guru membawa perahu sendiri-sendiri. Mereka berdua menelusuri "sungai kehidupan" dengan perahunya masing-masing. Di Suatu tempat, alur sungai perahu mereka berhenti. Perahu mereka letaknya bersebelahan. Tanpa kata-kata Sang Guru berdiri di atas perahunya dan melemparkan senar pancing ke alur sungai.Tak lama kemudian Sang Guru menarik senar pancing yang ujungnya ada seekor ikan kulit bersisik putih"bercahaya". Ikan tersebut panjangnya kira-kira 15 - 20 cm. Kemudian Sang Guru tetap berdiri, melemparkan senar pancing ke alur sungi. Tak lama kemudian Sang Guru menarik senar pancing yang ujungnya ada seekor ikan kulit bersisik putih "bercahaya". Ikan tersebut panjangnya sekitar 15 - 20 cm.
Lupi menirukan Sang Guru. Lupi berdiri di atas perahunya dan melemparkan senar pancing ke alur sungai. Tak lama kemudian Lupi menarik senar pancing yang ujungnya ada seekor ikan kulit sisik hitam. Ikan tersebut panjangnya sekitar 35 - 40 cm. Kemudian Lupi tetap berdiri melemparkan senar pancing ke alr sungai. Tak lama kemudian Lupi menarik senar pancing dan mendapat seekor ikan kulit sisik hitam. Ikan tersebut besar dengan panjang sekitar 35 - 40 cm.
Lupi bertanya kepada Sang Guru," Kenapa yang saya dapat ikan besar kuit sisik hitam. Sedang Guru mendapat ikan kulit bersisik pitih "bercahaya". Lupi ingin memperoleh ikan yang seperti gurunya .
Tanpa kata-kata Sang Guru memberi sesuatu kepada Lupi agar memperoleh ikan yang sama dengannya.
Menurut anda mengapa ikan yang diperoleh Lupi tidak sama dengan ikan yang diperoleh Sang Guru ?
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
*************************************************************************************
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Selasa, 26 Januari 2010

Makan siang

Pelajaran "Makan Siang" yang tertunda
Koko bermain di rumah Titut. Titut dan Koko bermain di depan rumah. Tiba-tiba Titut dipanggil emaknya. Titut pun masuk rumah diikuti oleh adik-adiknya yang berjumlah lima. Begitu Titut masuk ruangan tamu, koko pun menyusul mengikuti Titut. Setelah Bapak, emak dan Titut beserta adik-adiknya kumpul, emaknya membagikan makan siang kepada seluruh keluarganya. Titut dan adik-adiknya mengambil piringnya masing-masing untuk tempat nasi dan lauk pauk. Koko melihat piring-piring yang ada kebanyakan dari piring seng dan piring plastik
Koko ditawari oleh emaknya Titut untuk makan, kokopun bilang sudah kenyang,tadi sudah makan di rumah.
Emaknya membagikan nasi pada setiap piring yang sudah disiapkan di atas meja bundar. Setelah nasi sudah dibagi habis, kemudian emaknya membagikan sayur bayam bening. Setelah sayur bayam bening dibagi habis, kemudian emaknya membagikan ikan asin layur (gereh). "Gereh" dibagi habis disetiap piring. Kemudian Bapak, Emak, Titut dan adik-adiknya Titutpun mengambil jatahnya masing-masing.Persediaan makanan sudah habis dibagi rata, semua anggota keluarga mendapatkan haknya.
Tiba-tiba Bejo adiknya Titut mau ambil gelas dengan tangan kirinya, sedang tangan kanannya memegang piring seng yang berisi jatah makan siangnya. Tanpa sengaja siku Titut menyentuh piring seng Bejo. Yang terjadi piring punya Bejo jatuh akibatnya nasi,sayur dan gereh tumpah di lantai tanah. Semua terkejut dan akhirnya ... ... ...
Apakah pendapat saudara tentang peristiwa di atas ?
Apakah ada saudara yang mau menolong saat "jatah" kita tidak dapat dinikmati karena suatu peristiwa yang tidak kita kehendaki ?

Jumat, 15 Januari 2010